Alamat Service Center UPS ICA Seluruh Indonesia

Berikut ini adalah alamat Service Center UPS ICA Seluruh Indonesia:



BANDUNG

    ICA SERVICE CENTER
    BAHANA CITRA SEJATI
    Komplek Setra Sari Mall Blok B3 No.82
    Jl. Prof DR Surya Sumantri
    Bandung
    Jawa Barat
    Phone:
    (022) 2017073; 2016067
    fax:
    (022) 2016282

BATAM

    ICA SERVICE CENTER
    Kompleks Srijaya Abadi  Blok C No.8
    Nagoya – Batam
    Riau
    Phone:
    (0778) 451684 ; (0778) 456795
    fax:
    (0778) 451709

BANJARMASIN

    ICA SERVICE CENTER
    MULTI PRIMA
    Jl. Cempaka Besar No.38
    Banjarmasin
    Kalimantan Selatan
    Phone:
    (0511) 3354141
    fax:
    (0511) 3357886

BALIKPAPAN

    ICA SERVICE CENTER
    SURYA KENCANA
    Kompleks Balikpapan Baru
    Blok D2/26
    Jl. M.T. Haryono
    Balikpapan
    Kalimantan Timur
    Phone:
    (0542) 875751 ; (0542) 876228
    fax:
    (0542) 876229

DENPASAR

    ICA SERVICE CENTER
    SINAR KENCANA
    Jl. Nusa Kambangan No.59
    Denpasar
    Bali
    Phone:
    (0361) 232158 ; (0361) 7420849;  (0361) 7473788
    fax:
    (0361) 232158

JAMBI

    ICA SERVICE CENTER
    SURYA JAYA
    Kompleks Pasar Baru Square No. C-11 RT.22
    Jl. Orang Kayo Pingai 
    Phone:
    0741-7552272


MAKASAR

    ICA SERVICE CENTER
    Jl. Gunung Nona No.22
    Makasar – 90114
    Sulawesi
    Phone:
    (0411) 3635808
    fax:
    (0411) 3635808

MEDAN

    ICA SERVICE CENTER
    Jl. Guru Patipus No. 1DD
    Seberang Deli Plaza
    Medan – Sumatra Utara
    Phone:
    (061) 4146334; (061) 4153342
    fax:
    (061) 4145340

LAMPUNG

    ICA SERVICE CENTER
    WININDO JAYA
    Jl. MS Batu Bara No.55DD Kupang – Teluk Betung Bandar Lampung 35212
    Phone:
    (0721) 470750 ; (0721) 470751
    fax:
    (0721) 470751


PALEMBANG

    ICA SERVICE CENTER
    VICTORI JAYA
    Komplek Patal Ionia No. B9
    Jl. R.Soekamto (Belakang Studio Raja Photo)
    Palembang
    Sumatra Selatan
    Phone:
    (0711) 375566 ;  (0711) 361819 ; (0711) 7396466
    fax:
    (0711) 361819


SEMARANG

    ICA SERVICE CENTER
    Kompleks Ruko Puri Anjasmoro
    Blok B1 No.20
    Semarang
    Jawa Tengah
    Phone:
    (024) 7606627 ; (024) 7608390
    fax:
    (024) 7610446


SURABAYA

    ICA SERVICE CENTER
    Pertokoan Manyar Mega Indah Plaza Blok A-6
    Jl. Ngagel Jaya Selatan
    Surabaya
    Jawa Timur
    Phone:
    (031) 5026138 ; (031) 5024430
    fax:
    (031) 5020431


YOGYAKARTA

    ICA SERVICE CENTER
    Jl. Dr. Sutomo
    Kompleks Mataram Theater Blok B-1
    Yogyakarta
    Phone:
    (0274) 557147 ; (0274) 557148
    fax:
    (0274) 557148


Alamat Service Center UPS ICA - JAKARTA - BEKASI - TANGERANG

Alamat Service Center UPS ICA di Jakarta, Bekasi dan Tangerang :

 JAKARTA

 Jl. Pinangsia I No.22 BB
 (021) 6906020; 6906375; 6905957
 fax: (021) 6263934

  

BEKASI

Ruko Mutiara Bekasi Center Blok B – 25
Jl. Ahmad Yani (Sentra Niaga Kalimalang)   
Telp. (021) 88856317/19
Fax. 021) 88955225

 

TANGERANG

Ruko Bussiness Park Tangerang City Blok B – 30
Jl. Jend. Sudirman No.1 Cikokol
Telp. (021) 55781790; 29239593
Fax. 021) 29239594

Daftar Harga UPS 700 VA

UPS 700VA adalah UPS yang diperuntukkan membackup komputer satu set , yaitu terdiri 1 unit CPU dan 1 unit monitor LCD atau LED. Postingan ini ditujukan bagi Anda yang ingin mengetahui kisaran harga UPS dengan kapasitas 700VA dari berbagai merek.. Karena intinya UPS untuk memberikan pasokan listrik untuk komputer satu set, maka disini tidak hanya terpaku pada kapasitas 700VA saja, tapi juga 650VA, 600VA, 500VA, 750VA :

APC  -  BX650LI-MS
HARGA : Rp. 5xx.000
APC  -  BX650LI-MS












EATON - 5L650UNI
Harga : Rp. 5xx.000
EATON 5L650UNI














PROLINK - Pro 700 SFC
HARGA : Rp. 6xx.000
PROLINK - Pro 700 SFC













PROLINK -Pro 700 SFT
HARGA : Rp. 7xx.000
PROLINK -Pro 700 SFT














 APC - BX625CI-MS
Harga : R. 6xx.000
 APC - BX625CI-MS











ICA - CT 382B, 600VA
Harga : Rp. 1.6xx.000
ICA - CT 382B, 600VA








Ciri-ciri Baterai UPS Rusak

Ciri-ciri baterai UPS rusak, bisa dicek secara fisik  dan non fisik :

Kembung, tidak datar
Baterai yang kembung biasanya membuat baterai sulit dilepas dari tempatnya / holder, bahkan bila ada  beberapa baterai saling berdempetan dan mengalami rusak kembung, masing-masing baterai tidak bisa dilepas lagi.

 
Baterai rusak, kembung / tidak rata. Kerusakan ini biasa terjadi pada UPS semua merek


Keluar cairan atau berbusa putih kehijauan pada kutub baterai
Kalau diukur voltage tegangan baterai ini menjadi drop, dan jangan digunakan lagi.

Pecah atau retak
Baterai bisa pecah, terbuka lapisan terluar dari baterai . Hati-hati memegang baterai yang pecah, mengandung zat yang berbahaya dan tangan bisa gatal-gatal.

Voltage baterai tidak semestinya
Contoh pada baterai 12v / 7,2A. Baterai ini pada kondisi standby  (tidak digunakan) yang benar jika diukur 13 volt - 13,5 volt. Kalau kita menjumpai ukuran yang tidak semestinya, misalnya diukur tepat 12 volt atau 11,5 volt biasanya baterai ini sudah rusak. Atau untuk membuktikan baterai tersebut terlebih dahulu dicharge pada UPS yang bagus selama minimal 4 jam . Kalau tidak ada kenaikan voltage berarti kita yakin baterai tersebut rusak tidak bisa dicharge.

Rak Khusus Untuk UPS

UPS Rackmount dibuat agar penempatan UPS menjadi lebih rapi, baik dari penampilan luar maupun sistem instalasi kabelnya. Bayangkan bila dalam suatu ruangan kerja menggunakan 5 UPS, dan hanya ditempatkan dilantai begitu saja. Wah, jadinya ya berantakan nggak enak dilihat.
UPS Rackmount, UPS sudah didesain khusus dengan rak-nya, jadi ukuran ups dengan rak pas dan presisi.  Dalam satu rak disusun beberapa ups dan baterai external sekaligus. Penempatan dan pelepasan ups sangat mudah, sudah dibuat sistem 'rolling', jadi tinggal dorong - tarik saja.

UPS rackmount termasuk kelas 'menengah ke atas', jadi harga lumayan mahal. Tapi bagi sebuah kantor dan usaha bisnis harga tak kan masalah dibanding manfaatnya.

Beberapa contoh UPS Rackmount :

Apc Smart UPS Online Rackmount SURT15KRMXLI












APC SMART UPS RACKMOUNT SUA1000RMI1U









Apc SMART UPS RACKMOUNT SUA2200RMI2U













Sedang Gambar di bawah adalah penempatan UPS dalam rack





























UPS 10000VA atau 10KVA (page2)

Merek : Libert
Tipe ; ITA 10KVA  9KW













MEREK-MEREK UPS LENGKAP

  • APC

  • Avapro 

  • Cyber Power

  • DELTA

  • EATON

  • ENLIGHT

  • FSP 

  • General Electric

  • ICA 

  • IBM

  • KENIKA

  • KRISBOW

  • Laplace

  • LIEBERT

  • MATSUMOTO

  • MINAMOTO

  • Merlin Gerin

  • MicroPack

  • Montero 

  • PASCAL

  • PROLINK

  • Power Pro

  • Power Tree

  • Riello

  • SENDON

  • Three Tech

  • Vector

  • YUASA


UPS LCD, Tegangan Input- Output Lebih Jelas

UPS dengan LCD Display memudahkan pengguna untuk memeriksa tegangan masukan listrik / input dan outputnya.

Pada UPS tipe tertentu yang tampilan LCD-nya paling lengkap, bisa menampilkan informasi :

  • Tegangan / Voltage Input, dan frekuensi ( Hz )
  • Tegangan / Voltage Output, dan frekuensi ( Hz )
  • Prosentase  dan Indikator Pengisian baterai
  • Daya beban yang sedang digunakan 
  • Kondisi Baterai
  • Temperatur
Berikut beberapa merek dan tipe UPS LCD


Merek : APC
Type : SMC1000I-2U
Kapasitas : 1000 VA, 600 Watt





Merek : Prolink
Tipe ; PVR500D

Kalau Untuk 5 Komputer, Beli 5 UPS atau 1 UPS ?

Pada suatu tempat yang kondisi listrik  PLN  tidak menentu, sering ada pemadaman mendadak misalnya, kehadiran ups adalah termasuk prioritas.
Pada kantor atau tempat usaha bisnis yang terdapat beberapa komputer, 5 komputer atau 10 komputer, dalam menentukan banyaknya ups kadang menjadi perdebatan.

Pada halaman ini kami hanya memberikan beberapa pandangan dan tidak mutlak harus diikuti :

* Memilih membeli 1 ups untuk 1 komputer

Ini berarti jika jumlah komputer ada 7, maka ups yang dibutuhkan sebanyak 7 unit.
Jika ini yang menjadi pilihan anda, maka sebaiknya beli ups dengan satu merek atau beberapa merek sekaligus.

Kalau anda hanya memilih 1 merek saja, bisa jadi karena fanatik dengan merek tertentu, maka anda dapat membeli satu merek tapi dengan beberapa tipe. Tujuannya apa ? Ingat, apapun mereknya, apapun produknya, pada setiap tipe atau model produk ada kelemahannya. Contoh anda memilih merek A tipe B, merek A tipe C, merek A tipe D, seiring berjalannya waktu masing-masing akan muncul kelemahannya, atau akan muncul masing-masing kerusakannya yang berbeda-beda ( setelah pemakaian jangka panjang ).
Mungkin dengan merek A tipe B selama pemakaian bertahun-tahun tidak pernah rusak, merek A tipe B ada error tertentu setelah penggunaan 2 tahun, merek A tipe C ada kerusakan setelah pemakaian 3 tahun dan seterusnya.

Lain halnya kalau semua ups yang kita beli merek A tipe A, biasanya akan mengalami kerusakan yang sama gejalanya, sama komponen yang rusak, dan waktunya pun hampir sama, sehingga kerusakan yang hampir bersamaan menyebabkan penggunaan semua komputer jadi terganggu.



* Memilih membeli 1 UPS berkapasitas besar yang bisa digunakan untuk semua komputer.
Kelebihan memilih satu ups seperti ini adalah masalah efisiensi tempat dan kerapian ruangan.
Tetapi ada resiko  kalau misalnya terjadi kerusakan pada ups, maka kinerja semua komputer akan terganggu.

* Saran, jika terdapat komputer server, sebaiknya ada ups khusus / tersendiri untuk komputer server. Karena kita tahu fungsi komputer server sangat vital.


Baca : UPS berkapasitas besar 10.000 VA, satu ups untuk banyak komputer >>

Lihat : UPS 5 KVA untuk beberapa komputer >>

ALAMAT Service Center UPS PROLINK

ALAMAT SERVICE CENTER UPS PROLiNK -  JAKARTA


PROLiNK INDONESIA

Jalan Cideng Barat No. 79
Jakarta Pusat 10150

Telp: (62) 21 34831777
Fax : (62) 21 34830788

Operasional : Senin - Jumat  Jam 09.00 - 18.00 
                        Sabtu - Minggu Libur


Baterai External UPS, Seperti Apakah Bentuknya ??

Baterai External UPS dibuat agar daya UPS menjadi lebih besar, sehingga UPS bisa berfungsi lebih tahan lama.

* Baterai external adalah rangkaian seri, atau paralel, atau rangkaian gabungan seri dan paralel dari beberapa  baterai, mulai 4 baterai sampai ada yang berisi 20 baterai

* Instalasi dari  baterai external ke unit UPS biasanya sangat sederhana, hanya terhubung dengan kabel (+) dan kabel (-)

* Baterai external biasanya dibuat khusus agar dari segi desain dan penampilan terlihat "menyatu"  dengan  unit UPS

* Jadi baterai external contoh tipe A hanya untuk merek A tipe A1
   Baterai external tipe B hanya untuk merek B tipe B1

* Voltage baterai External : 24 Volt, 48 Volt, 72 Volt,  96 Volt, dan 192 Volt

* Contoh baterai external :

Baterai external APC BR24BPG     
         







Baterai External Liebert GXT3-72VBATT
                                  











Baterai external APC SUA48XLBP


Awas, Ganti Kabel Baterai UPS Terlalu Kecil Bisa Terbakar

Kalau UPS anda sudah waktunya ganti baterai dan  ingin menggantinya, lalu anda menemukan kabel yang terpasang untuk baterai sudah berkarat, seperti berbusa putih atau kehijauan, maka kabel harus diganti.
Kelihatannya ini masalah sepele, hanya mengganti kabel saja. Tetapi coba kita perhatikan kabel yang terpasang, kabelnya besar sekali yah !
Ya, kabel pada instalasi baterai UPS memang harus yang besar karena kita tahu baterai UPS daya ampernya besar, maka kabel yang digunakan pun minimal 15 Amper - 20 Amper

Bagaimana kalau pakai kabel biasa ?
Kabel biasa jangan dipakai karena akan panas dan meleleh

Tapi, bagaimana jika di tempat saya tidak ada yang jual kabelnya ?
Kalau anda sudah keliling-keliling ke toko listrik tidak mendapatkannya, ada satu cara mengatasinya :
  • Ambil kabel power CPU yang original, lalu potong seperlunya 25cm - 30 cm, ( #ya..harus berkorban)
  • Anda akan menemukan 3 buah kabel di dalamnya ( biasanya warna kuning, coklat, biru )
  • Lalu Gabungkan 3buah kabel menjadi satu pada masing ujung kabel saja
  • Maka gabungan paralel beberapa kabel  berarti menampah amper dan kabel akan sesuai dengan yang dibutuhkan.

UPS 5 KVA atau 5000 VA

Bagi anda yang sedang ingin membeli UPS 5KVA atau 5000VA, dan saat ini lagi cari spesifikasi, harga yang cocok dan murah tentunya anda sibuk mencari informasi di dunia online.
Informasi  merek dan model tipe yang bagus untuk UPS  5KVA dibawah ini bisa menjadi pilihan anda :


APC  SUA5000RMI5U





















EMERSON Liebert ITA 5KVA (1201056)



















ICA SIN3100C


Perbedaan Stabilizer dan UPS

Apa perbedaan antara stabilizer dengan UPS, ataukah keduanya sama?
Mari kita pelajari bersama-sama, dengan mengetahui pengertian diantara keduanya maka kita akan menemukan perbedaannya.

Stabilizer ( Model Display Digital )
Pengertian dan fungsi stabilizer
Kita semua pasti telah paham tentang aliran listrik PLN di Indonesia itu berapa volt? Ya, benar 220 volt atau 220 V . Sesungguhnya kalau kita mempunyai alat digital khusus minimal alat multitester atau avometer digital dan kita ukur tegangan listrik PLN maka kita akan menemukan di suatu daerah tertentu tegangan listrik tidaklah selalu tetap 220V, tetapi ada yang kurang ( ada yang 210V, ada yang 200V , ada yang kurang dari 200V). Dan celakanya ada yang tegangannya naik turun tidak beraturan alias tidak stabil.
( Kalau diatas 220V apakah mungkin terjadi? Tidak ada bukti otentik yang menerangkan, tapi pada kasus gardu listrik terbakar atau meledak yang membuat semua  peralatan listrik beberapa rumah jadi rusak bersamaan mungkin ini menjadi catatan juga )
Dan celakanya lagi, terhadap peralatan komputer CPU, ketidakstabilan listrik membuat komputer jadi error yaitu komputer restart sendiri, ada yang setelah restart malah tidak bisa masuk windows lagi.
Oleh karena itu di daerah yang mengalami masalah tersebut membutuhkan alat yang bernama stabilizer. Namanya saja stabilizer, jadi alat ini berfungsi men-stabilkan tegangan listrik.
Lalu apakah didaerah  yang pasokan listriknya stabil 220V membutuhkan stabilizer juga ? Itu terserah kehendak kita masing-masing.

Pengertian dan fungsi UPS
Di situs ini pada bab lain telah dibahas tentang UPS dengan panjang lebar. Atau lebih ringkasnya seperti ini :
UPS adalah alat yang memasok listrik pada saat pemadaman atau pada saat listrik pada kondisi tegangan listrik terendah. Pemasok utama listrik dari  ups adalah karena ada baterai didalamnya.
UPS dengan kualitas bagus dan biasanya harganya lebih mahal, sudah dilengakapi dengan AVR atau Automatic Voltage Regulation, Jadi alat ini bisa men-stabilkan input listrik berapapun dan mengeluarkan tegangan listrik 220V dengan stabil pula.

Oke, sekarang kita dapat mengambil kesimpulan:
  • Pada saat terjadi pemadaman listrik ( mati lampu ), maka stabilizer ikut mati, sedangkan UPS tetap menyala
  • Jika kita telah mempunyai UPS yang berteknologi AVR, maka stabilizer tidak diperlukan lagi.

Cara Memperbaiki / Service UPS, Lengkap Langkah Demi Langkah

Cara memperbaiki Service UPS semua merek step by step

Berikut ini dijelaskan cara memperbaiki (service) UPS semua merek langkah demi langkah berurutan.

!! Sebelumnya ada syarat dan ketentuan yang berlaku dan perlu diperhatikan:
  1. Cara ini berlaku untuk semua merek UPS ( APC, ICA, Enlight, EMERSON, Prolink, Eaton, dll. ) dengan kapasitas 500VA, 550VA, 600VA, 650VA, 700VA, 750VA, 900VA, 1000VA, 1200VA, 1500VA, 2000VA
  2. Cara ini berlaku untuk UPS dengan jumlah baterai 1, 2, 3, atau 4, tidak dianjurkan untuk  UPS lebih dari 4 baterai
  3. Cara ini berlaku untuk baterai UPS ukuran 12V / 4,5 AH ; 12V/7AH ; 12V/7,2AH ; 12V/7,5AH ; 12V/9AH, 12V/12AH ; 12V/17AH, 12V/18AH
  4. Cara ini ditujukan bagi kita yang minimal mengerti elektronika dasar atau minimal bisa membaca multitester (baru mau belajar juga boleh :)

Kerusakan paling sering terjadi:
  1. UPS mati total
  2. UPS bunyi terus (bunyi beep panjang)
  3. UPS tidak berfungsi (ups ikut mati) pada saat terjadi pemadaman listrik

Cara Memperbaiki / Service UPS, Lengkap Langkah Demi Langkah



Adapun langkah-langkah service UPS :

1. Buka casing UPS

2. Lepas kabel konektor baterai

Perhatikan kondisi baterai
  • Baterai dipastikan rusak jika kutub baterai seperti berjamur / berbusa putih kehijauan, ini diakibatkan cairan baterai bocor
  • Baterai rusak jika fisiknya sudah tidak rata / kembung / pecah

3. Ukur Baterai menggunakan multitester
  • Voltase baterai pas 12V, Apakah kondisi baterai pasti bagus ? BELUM TENTU
  • Voltase baterai kurang dari 12 Volt, apakah baterai rusak ? BISA YA BISA TIDAK
  • Voltase baterai 13-13,5 Volt, Apakah baterai BAGUS ? Kemungkinan besar Ya OK, tapi tetap perlu di test pada unit UPS nantinya mampu berfungsi berapa lama kekuatan backupnya
  • Bisa saja tegangan baterai drop atau berkurang diakibatkan  mainboardnya yang rusak karena penge-charge-nya tidak sesuai ukuran volt seharusnya. (misalnya mainboardnya hanya nge-cas 9 Volt)
  • Jadi intinya abaikan dulu kondisi baterainya selama tidak menggelembung dan berjamur.  Nanti lihat langkah no.11 di bawah

4. Siapkan baterai kondisi bagus / baru. 
Kita harus punya stok baterai yang OK jika mau service UPS. (Bagaimana kalau tidak punya baterai bagus? Akibatnya memperbaiki UPS menjadi lebih lama dan membingungkan).  
Baterai kondisi BAGUS jika diukur adalah 13 Volt - 14 Volt . Jika pas 12 Volt masih meragukan.
Kecuali baterai kondisi rusak fisik, bisa langsung order dan ganti baterai.

5. Pasang baterai kondisi bagus pada UPS

6. Tekan tombol power UPS / nyalakan UPS. ( Kabel listrik PLN sementara jangan dipasang, dan jangan dicolok ke beban komputer atau perangkat lainnya)

7. Apakah UPS bisa menyala? 
Jika tidak, berarti ada kerusakan pada mainboardnya # khususnya di bagian inverter namanya

8. Colokkan kabel litrik PLN

9. Sekarang kita cek apakah UPS bisa charge baterai atau tidak, caranya :

  • Biasanya lampu indikator UPS berubah nyala warnanya, dari sebelumnya warna merah menjadi hijau atau oranye. Dan sebelumnya UPS berbunyi (beep), menjadi tidak berbunyi
  • UPS dalam keadaan menyala dan masih terhubung kabel listrik PLN, lepas konektor salah satu baterai yang mana saja kutub positif atau negatif, lebih aman lepas kutub negatif saja dilepas
  • Ukur kabel baterai dengan multitester apakah arus tegangan charger sudah benar?
  • - Jika UPS menggunakan 1 baterai berarti tegangan charger harus 13 volt - 14 volt
  • - Jika UPS menggunakan 2 baterai yang dipasang seri berarti tegangan charger seharusnya 26 volt - 28 volt
  • - Jika UPS menggunakan 2 baterai yang dipasang paralel berarti tegangan charger yang benar adalah 13 volt - 14 volt
  • - Dan seterusnya dihitung sendiri
  • !! (Jika tegangan charger 10 volt-12 volt itu berarti voltase charger masih kurang, masih ada kerusakan bagian charger/mainboardnya) !!

10. Colokkan kembali konektor baterai yang tadi dilepas.

  • Jika ternyata sekarang dengan baterai BARU dan UPS sudah berfungsi dengan baik, berarti kerusakan sebelumnya hanya pada baterai saja
  • Jika tegangan charger kurang dari ketentuan ? PERBAIKI dulu rangkaian charger (jadi satu dengan mainboardnya)

11. Oke kita anggap rangkaian charger pada UPS sudah OK diperbaiki, langkah selanjutnya, kita test kondisi baterai yang lama 'bawaannya' (baterai aslinya) sebenarnya rusak atau tidak, caranya :
  • Bukan baterai lama langsung dipasang, karena baterai lama sudah drop dan dengan baterai lama UPS tidak akan bisa nyala.
  • Jadi pasang baterai yang bagus (baru) dulu, lalu nyalakan ups dengan posisi kabel power PLN terpasang
  • Dalam kondisi UPS hidup, lepaskan baterai baru, lalu ganti dengan baterai lama (sekali lagi, dalam kondisi UPS masih NYALA ON  ya..dan harus hati-hati !!)
  • Yap, benar jadi istilahnya UPS mesti dipancing dulu
  • Biarkan UPS nge-charge (baterai lama) selama 4 jam
  • Ukur voltage baterai apakah tegangannya naik atau tidak? atau langsung test dengan beban komputer apakah mampu membackup atau tidak
  • Sudah dapat diambil KESIMPULAN apakah baterai lama masih bagus atau rusak


MENGGANTI BATERAI UPS

Banyak orang mengira bahwa merek baterai pasti sama dengan merek UPS-nya.  Misalnya UPS merek A maka baterainya pasti merek A, UPS merek B pasti baterainya merek B.

Ternyata bukan begitu.

Jadi ???

Apakah kalau UPS mereknya ICA maka baterainya juga merek ICA?
Apakah UPS merek Liebert juga menggunakan baterai merek Liebert?
Apakah semua UPS merek APC baterainya pasti APC?

Tidak.

Justru sebaliknya, banyak UPS merek A menggunakan baterainya merek B, C, D dan sebagainya dengan syarat telah memenuhi kriteria standar kualitas pabrik UPS tersebut.


PILIHAN MEREK-MEREK BATERAI YANG BAGUS

Panasonic 12V/7,2AH

Harga: Rp.3xx.000  



Yuasa 12V/7,2AH

Harga: Rp. 3xx.000



YUASA 12V/7AH

Harga: Rp. 21x.000
Cek harga terbaru




CSB 12V/7,2AH

Harga: Rp. 23x.000
Cek harga terbaru



PROLINK 12V/8,2AH
Harga: Rp. 3xx.000
Cek harga terbaru


ICAL 12V/7,2AH

Harga: Rp. 18x.000
Cek harga terbaru




LEOCH 12V/7AH

Harga: Rp. 20x.000
Cek harga terbaru




VOZ 12V/7,2AH
Harga: Rp. 16x.000
Cek harga terbaru


KENIKA 12V/7AH

Harga: Rp. 18x.000
Cek harga terbaru



UPS Rusak : Lebih Baik di Service atau Beli baru ?

Sebelum kita menjawab untuk pertanyaan topik diatas lebih dalam mari kita ikuti ilustrasi berikut :
Ada seorang konsumen ( Customer A ) sedang memperbaiki 1 unit UPS dengan ukuran kapasitas 600VA yang rusak ke salah satu tempat service ( B ).
B : " Pak, UPS Bapak setelah diperiksa rusak baterainya ( 12V / 7 AH ) saja. Harga baterai 200.000 dan biaya jasa service 65.000, jadi total semuanaya 265.000"
A : " Wah, lebih baik beli UPS baru dong, sekarang harga UPS baru cuma 400 ribu ? "


Dari tanggapan Bapak A, bagaimana menurut pendapat Anda ?


Baiklah, mari kita uraikan :
  • Ya, memang benar harga baterai UPS 12V 7AH yang bermerek dengan garansi minimal 6 bulan seharga 200-ribuan
  • Ya, memang benar ada UPS baru yang seharga 400-ribuan
  • Tetapi, yang belum kita ketahui sebenarnya UPS punya Customer A tersebut harga barunya berapa dan apa kelebihannya ? Nah !
  • Kalau argumen anda ??
Tetapi, kalau barang lain  misalkan hand phone yang diservice pasti kita  dengan cepat memutuskan apakah lebih baik di service atau beli baru

Seorang Customer C sedang memperbaiki hand phone SAMSUNG di tempat service ( D ).

D : "Pak, biaya perbaikan handphone Bapak, harga spare part dan ongkos service 500 ribu"
C : "Ya Oke diservice saja"

Nah, ada pertanyaan, kenapa Bapak C tidak berkata begini :
C : "Lebih baik beli baru dong, sekarang kan HP baru 500-ribuan?"


Oke, kita paham kan maksudnya...!!
Ya, memang ada hp baru merek x, y, z  yang seharga 500-ribuan, bahkan layarnya lebih lebar sekalipun.
Karena kita tahu kekurangan dari handphone x,y,z maka kita  memutuskan tidak membelinya. Dari mana kita tahu kekurangannya?
Dari pengalaman teman yang pernah memiliki, dari informasi  forum online, dari komentar pembaca surat kabar dan lain-lain.

* Bapak C diatas sudah tahu mendetail akan kelebihan handphone yang dimilikinya, dan berapa  harganya kalau beli baru.


Tetapi untuk UPS masih banyak yang belum mengetahui detail kelebihan dan kekurangan dari merek-merek yang ada, yang diketahui sebatas UPS hanya berfungsi untuk membackup listrik kalau sedang ada pemadaman / mati lampu :

Ada beberapa yang belum kita ketahui :
  • Ada UPS yang dapat mengatur input listrik yang tidak stabil, ada yang tidak
  • Ada UPS yang outputnya benar-benar stabil 100 persen, ada yang tidak
  • Ada UPS dengan merek berbeda, ukuran yang sama ( misalnya sama-sama 1000VA ), tetapi lamanya backup listrik / pemakaiannya berbeda.
  • Ada UPS yang menggunakan baterai dengan ukuran fisik yang sama tetapi kapasitas baterai berbeda, contoh ada yang menggunakan 12v/7AH, 12V/7,2AH dan 12V/7,5AH. Baterai ini ukuran dimensinya sama tetapi kapasitanya berbeda. Jadi Harga juga pasti berbeda.
  • Ada UPS yang bisa otomatis mati sendiri ketika komputer sedang tidak dinyalakan, ada yang tidak
Dari beberapa alasan diatas kita jadi tahu kenapa ada UPS yang mahal ada yang lebih murah

Oke, berarti kita bisa menentukan UPS lebih baik diservice atau beli baru ? Yap..kita harus mengetahui UPS yang kita miliki mereknya apa, tipenya berapa ( harus detail lengkap ), dan harganya sekarang berapa ..

Kalau misalnya ups Bapak A di atas adalah UPS merek APC yang harganya Rp. 950.000 kalau diperbaiki menghabiskan Rp. 265.000 berarti masih sangat masuk akal, lebih baik diperbaiki.

Baca : UPS seperti apa yang Cocok Untuk Komputer 1 Set

Baca : Ciri-ciri baterai ups rusak >>

Cara Mematikan Bunyi UPS

Setiap UPS dilengkapi indikator suara seperti klakson atau disebut BUZZER. Buzzer mengeluarkan bunyi beep terus menerus dengan jeda waktu tertentu pada saat pemadaman listrik. Bunyi buzzer ini sebagai pertanda UPS sedang bekerja menggunakan baterai internalnya. Ketika batterai mau habis maka bunyi buzzer lebih cepat iramanya, sebagai pertanda pemakai komputer harus segera mematikan komputernya dan ups akan mati.

Buzzer ( Ini nih.. biangnya suara )
Tapi suara yang keluar dari UPS biasanya cukup nyaring dan melengking sehingga mengganggu pendengaran.  Ada beberapa cara untuk mengatasinya:
  1. Matikan suara UPS dengan menekan khusus tombol BUZZER jika ada. Pada ups tipe lama ( Contoh UPS merek ICA yang lama, keluaran tahun 2000-an ) biasanya tombol buzzer ada dibagian depan atau belakang casing UPS
  2. Baca buku manual, atau biasanya sudah ditempel petunjuknya pada casing ups, tombol mana yang harus ditekan, biasanya menjadi satu tombol berbarengan dengan fungsi yang lain ( ada yang perlu ditekan tombol dan ditahan dulu beberapa saat )
  3. Belum bisa juga ? Tutup telinga anda,  hehehe ...
  4. (!) Memang ada UPS yang tidak bisa dimatikan buzzernya, kalau tetap ingin tanpa keluar suara silakan minta teknisi untuk melepasnya.

UPS Tidak Bisa Dipakai Untuk Laptop ?

Sebelum kita membahas judul diatas lebih dalam, kita simak kejadian berikut :
  1. Si A tinggal di daerah terpencil yang sering terjadi pemadaman listrik, sementara dia harus selalu menyalakan laptopnya karena ia seorang internet marketer. Untuk menyiasatinya A membeli sebuah UPS di toko komputer. Sampai dirumah UPS langsung dicoba. Kabel UPS dipasang, ditancapkan ke terminal listrik, dan UPS nyala.  Lalu ia melepas kabel UPS yang ke  colokan listrik, menganalogikan seperti kalau sedang kejadian mati lampu. UPS masih nyala dan bisa membackup listrik untuk  menghidupkan adaptor laptop. Tapi selang 3 menit kemudian UPS mati.  Si A heran, ada masalah apa ya ?? A mencoba lagi. Tombol power UPS ditekan lagi posisi on. UPS bisa hidup lagi, tapi 3 menit kemudian kejadian seperti semula, UPS mati lagi.
  2. Si B berniat beli UPS karena dia tersiksa kalau listrik padam pada malam hari. Ia berniat akan memanfaatkan UPS untuk menyalakan lampu rumah. Setelah mendapatkan barangnya UPS ditest pada lampu. Lampu sudah menyala, tapi 5 menit kemudian mati, UPS mati.  Si B jadi bingung, UPS baru beli tapi rusak ? Lalu diulagi dia menyalakan UPS seperti kejadian si A. Tapi tetap sama


Lalu sebenarnya apa yang terjadi ?
Si A mencoba memakai UPS untuk Komputer / CPU yang dimilikinya. Aneh, UPS ternyata bisa hidup terus.

*******

Oke, kita bahas UPS dengan bahasa yang mudah dimengerti saja, untuk kita yang masih awam :

Ada UPS yang khusus untuk Komputer saja. UPS ini hanya bisa dipakai untuk CPU,  UPS bisa mengenalinya dari beban listrik (berapa  watt daya yang sedang digunakan). Makanya dari contoh kejadian diatas karena daya listrik pada laptop dan lampu relatif kecil, maka UPS akan menganggap tidak ada beban yang terpakai, atau komputer dianggap off tidak sedang menyala, MAKA UPS OTOMATIS MATI SENDIRI.
Nah, pertanyaannya kenapa pabrik  menciptakan UPS yang seperti ini ? Justru ini kelebihannya. UPS biasanya selalu dicolok listrik sepanjang waktu. Kalau kejadiannya ketika pemadaman listrik pemilik tidak sedang dirumah, atau kantor sedang libur, lalu UPS  hidup terus? Tentu ini bukan solusi penghematan.

Ada UPS yang dapat menyala  sepanjang waktu hingga hampir habis batterainya, untuk segala macam beban listrik : laptop, lampu, mesin Fax dan sebagainya.
Nah contoh kejadian diatas ternyata si A dan si B SALAH BELI tipe UPS. Seharusnya mereka membeli tipe UPS yang seperti ini.
Oleh karena itu kalau membeli UPS jelaskan kepada penjual untuk keperluan apa. Dan sebaiknya ditest dulu dengan beban langsung.





Baterai UPS 12V, 17AH & 12V, 18AH

Battery 12V, 17AH
Batterai  12V / 17AH dan 12V / 18AH dari ukuran fisik dan berat termasuk dalam kategori sedang ( ukuran fisik keduanya sama )
Panjang : 181 mm
Lebar    : 76 mm
Tinggi    : 166 mm

Batterai ini biasanya terdapat pada UPS merek APC.

Cara Mengganti Baterai UPS

Cara mengganti baterai UPS. Jika kita mau ganti batterai UPS sendiri berikut ini langkah-langkahnya :
  1. Buka Casing UPS. Jika baut casing sulit dilepas, baca cara membuka baut ups yang keras
  2. Baterai sudah terlihat? Perhatikan berapa jumlah baterai dan susunan baterai ( ada yang dirangkai seri dan ada yang dirangkai paralel ). Kalau baterai hanya 1 buah berarti  lebih  mudah instalasinya.
  3. Sebaiknya kita buat sketsa susunan baterai di kertas
  4. Lepas kabel konektor pada kutub baterai. Perhatikan ada konektor untuk kutub positip ( merah ) dan kutub negatif ( hitam )
  5. Kabel / konektor dicek dulu,  biasanya ada yang  berkarat seperti kena cairan air aki atau berjamur, sebaiknya Anda bersihkan dulu
  6. Siapkan baterai ( beli dulu ), harus sama ukurannya / voltagenya. Contoh berbagai ukuran baterai UPS
  7. Pasang baterai sesuai susunannya, harus sama seperti sebelumnya, jangan sampai salah pasang kabel  konektor atau terbalik  positf dan negatif. Hati-hati, sekali salah pasang atau terbalik, mainboard jadi rusak.
  8. Test UPS
  9. Tutup kembali casing UPS
Berikut ini diagram susunan instalasi batterai UPS :
Baterai disusun seri

Baterai UPS disusun secara Seri

Baterai disusun paralel 
Baterai UPS disusun secara Paralel


UPS 10000VA atau 10KVA, Cek Harga dan Cari Merk yang Bagus

UPS dengan ukuran 10000VA atau 10KVA sangat berguna untuk membackup Komputer Server, penggunaan banyak komputer, warnet, atau untuk keperluan outdoor seperti untuk keperluan syuting, acara pernikahan di tengah hutan ( #ada ada saja ya..???  di kebun kalee.....), acara outdoor lain yang minim pasokan listriknya.

Karena ukuran fisik UPS 10KVA lumayan besar, untuk mengangkatnya diperlukan minimal 3 orang dewasa.

Beberapa produk UPS 10000VA yang bisa dijadikan pilihan :

APC SURT10000XLi












EMERSON Liebert GXT3-10000T230














ICA SIN 7501C1

 











EATON  DX10000H XL














Lihat : UPS 10 KVA halaman berikutnya >>


Baca : UPS 5000VA / 5 KVA untuk beberapa komputer

UPS Kecil Tenaga Besar

Tak bisa dipungkiri lagi saat ini semua orang menginginkan semua peralatan yang serba simpel, tipis, slim. Tak terkecuali pemilihan terhadap alat yang satu ini,  UPS.

Beberapa contoh UPS ukuran kecil :


1. Merek  :  APC
    Type     :  BX625CI-MS

2. Merek  :  Cyber Power
    Type     :   BU600E

3.  Merek  :  EATON
     Type    :   Nova625




Baca juga :
- UPS ini paling banyak dipakai konsumen >>>

Baterai UPS (Panduan Sebelum Ganti Baterai UPS APC, ICA, dll.)

Banyak orang belum mengetahui ketika sedang mencari baterai untuk UPS, baik itu dari segi merek baterai, ukuran fisik, original atau tidak original, dan sebagainya.

Banyak yang mengira bahwa merek baterai pasti sama dengan merek UPS-nya.  Misalnya UPS merek A maka baterainya pasti merek A, UPS merek B pasti baterainya merek B.

Jadi ???

Apakah kalau UPS mereknya ICA maka baterainya juga merek ICA?
Apakah UPS merek Liebert juga menggunakan baterai merek Liebert?
Apakah semua UPS merek APC baterainya pasti APC?

Padahal tidak selalu demikian !

Justru sebaliknya, banyak UPS merek A menggunakan baterainya merek B, C, D dan sebagainya. Tetapi merek baterai yang berbeda tersebut oleh pabrik UPS  telah memenuhi standar dan memenuhi kriteria kualitas atas kerjasama  antar perusahaan.

Memang cari batteray sendiri untuk UPS tidaklah mudah, biasanya diserahkan saja pada tempat service dan jadi satu paket berikut jasa pemasangannya.
Tapi  tak ada salahnya kita mengetahui lika-liku dalam mencari batterai untuk UPS :
  1. Cari toko khusus jual baterai atau aki
  2. Tanyakan keaslian batterai, original atau tidak
  3. Bawa contoh batterai, samakan bentuk fisik dan kapasitasnya
  4. Boleh mengganti baterai dengan merek lain asal standar kualitas sama
  5. Cari baterai yang bergaransi 6 bulan - 1 tahun
Merek Baterai
Merek baterai yang banyak dikenal orang :
  • Panasonic
  • HITACHI
  • CSB
  • YUASA
Tetapi kita harus ekstra hati-hati karena ternyata merek terkenal sudah banyak dipalsukan, oleh karena itu cari penjual yang dapat dipercaya.

Disamping merek diatas, banyak juga beredar merek lain :
  • Power
  • Vanson
  • Varta
  • Power batt
  • Intex
  • Power Kingdom
  • BB
  • UB 
  • CITIBATT
  • ical
  • dan lain-lain

Berikut ini contoh batterai untuk UPS berdasarkan kapasitas dan bentuk fisik :
Baterai 12V/7,2A




Baterai 12v/7,0A

Baterai 12V/4,5A


Baterai 12V/2,6A

Powered by Blogger.